“Aku bersyukur dilahirkan di Indonesia, dimana senyum masih menjadi karakter, budaya masih apik terjaga, dan optimisme masih menyulut semangat. Aku berharap, anak-anakku kelak harus lebih bangga dariku dalam memandang dan memperjuangkan Indonesianya. Jaya Selalu Negeriku Indonesia, Jayalah Selama-lamanya”

Metode Riset Dalam Metodologi, Teori, dan Konsep



Oleh: Haryo Prasodjo (haryoprasodjo@ymail.com)
Kegitan menulis bagi seorang akademisi maupun seorang peneliti merupakan sebuah kewajiban. Hal ini dikarenakan, dalam dunia keilmuan, kita tidak tahu apa yang akan terjadi di depan. Maka dengan menulis, setidaknya kit adapat memprediksi apa-apa fase yang akan ada didepan. Adapun beberapa prinsip yang harus dipegang bagi seorang peneliti adalah, pertama, Menulis bisa kit aanggap sebagai kegiatan sehari-hari seperti halnya makan, mandi, dan tidur. Sehingga kegiatan tiada hari tanpa menulis. Kedua, kegiatan menulis bisa kita anggap sebagai tugas. Ketiga, setiap diri seorang penulis akan memiliki tujuan yang berbeda-beda. Keempat, jadikan diri kita seorang peneliti maupun seorang penulis yang prefesional. Dan yan terakhir yang lebih penting adalah, jangan mundur saat kita menghadapi kesulitan dalam menemukan referensi. Ilmu Hubungan Internasional merupakan sebuah ilmu yang open minded. Dimana Ilmu HI sendiri, berada dalam banyak pendekatan, baik dari ilmu sosiologi, hukum, ekonomi, politik, dan juga budaya.
Adapun penelitian dalam konteks Hubungan Internasional adalah, kegiatan penelitian tidak hanya sekedal meneliti, melainkan harus menunjukkan kalau kita adalah seorang peneliti yang profesional. Selanjutnya adalah menemukan sebuah topik penelitian yang dapat dijawab. Dan yang terakhir adalah, dalam sebuah penelitian tidak ada tema maupun judul penelitian yang baik ataupun yang buruk. Yang ada adalah, bahwa pertanyaan dalam penelitian tersebut dapat dijawab ataukah tidak. Seperti contoh, ada sebuah proposal penelitian yang akan meneliti politik masa Lenin di Uni Soviet. Yang menjadi permasalahan pertama adalah, ada tidaknya bahan-bahan yang mendukung dalam penelitian tersebut, menginggat tengang waktu jarak penelitian dan topk yang dibahas sudah sangat lama. Dan yang kedua adalah adakah relevansinya dengan hubungan internasional khususnya keilmuan pada saat ini?. Hal tersebutlah yang terkadang menjadi kendala dalam sebuah penelitian dalam Ilmu HI.
Dan dalam penelitian Ilmu Hubungan Internasional, terdapat setidaknya tiga indikator yang menunjukkan kalau penelitian yang sedang ataupun akan kita jalanan memiliki manfaat adalah sebagai berikut. Yang pertama, penelitian yang akan kita lakukan sifatnya “menanyakan” ataupun lebih “menginvestigasi” sesuatu. Yang kita yakini adanya sesuatu yang bermasalah dalam topik yang akan kita bahas. Kedua adalah, metodologis yang artinya bahwa sistem penulisan yan gkita gunakan sudah sistematis. Arti sistematis sendiri di sini adalah, berdasarkan sebuah urutan tertentu, berdasarkan sebuah metode tertentu. Seperti contoh, penelitian ini akan mendiskusikan sesuatu dengan alasan “mengapa?”, apa yang mau dan akan kita lakukan dalam penelitian?. Dan yang point selanjutnya dari berdasarkan metode tertentu adalah menunjukkan apa pentingnya penelitian yang kita lakukan ini. Dan point ketiga dari indikator ini adalah, bahwa penelitian yan gkita lakukan ini akan menambah pengetahuan  dan harus ada sesuatu yang baru. Karena salah satu mengapa penelitian itu dilakuakn adalah untuk “producing knowledge”.

Metodologi adalah sebuah bagaimana cara kita berfikir seperti perspektif, over view dll. Dalam sebuah penelitian tidak ada sesuatu yang berwujud, tetapi apa yang digambarkan seorang peneliti dalam pikirannya. Metode adalah cara kita mendapatkan data dengan metodologi yang sudah kita bangun sebelumnya. Metode sama pentingnya dengan metodologi, baik dalam segi data maupun penelitian itu sendiri. Dalam sebuah bentuk penelitian, seoran gpeneliti cukup memberikan satu pertanyaan, satu variabel dependen, dan juga satu variabel independen. Sedangkan jawaban dari teori harus sesuai dengan teori dan konsep yang digunakan.
Bagian selanjutnya adalah bagaimana cara kita menemukan sebuah metodologi yang sesuai dengan apa yang akan kita teliti. Caranya adalah dengan menengok kembali tujuan dari penelitian yan gkit alakukan seperti contoh menggambarkan sesuatu yang terjadi (sifat deskriptif). Selanjutnya adalah memperbanyak bacaan rivew literatur. Hal ini berguna bagi seoran gpeneliti untuk dapat enemukan kelebihan dan kekurangan penelitan yang ada lebih dahulu. Selanjutnya dalah fungsi teori, teori membantu kita untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan penelitan dan membarikan arah kepada peneliti. Selanjutnya fungsi konsep adalah untuk menunjukkan sesuatu. Penelitian jug aberfungsi untuk mengenalkan ilmu dan memaksa kita untuk berfikir secara kritis. Dan dalam Ilmu Hubungan Internasional tidak ada perspektif yang paling benar. Setiap perspektif memiliki kelebihan dan kelemahannya masing-masing.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar