“Aku bersyukur dilahirkan di Indonesia, dimana senyum masih menjadi karakter, budaya masih apik terjaga, dan optimisme masih menyulut semangat. Aku berharap, anak-anakku kelak harus lebih bangga dariku dalam memandang dan memperjuangkan Indonesianya. Jaya Selalu Negeriku Indonesia, Jayalah Selama-lamanya”

Perspektif Hubungan Internasional


Diketik dari mata kuliah Perspektif Hubungan Internasional
 
Politik internasional merupakan sesuatu yang sifatnya real, dan untuk melihat fenomena yang ada dalam politik internasional kita membutuhkan alat apa yang dinamakan dengan kacamata. Adapun kacamata dalam melihat fenomenta internasional terbagi menjadi beberapa bagian, diantaranya adalah: Paradigma, Perspektif, Teori, Konsep. Konsep sendiri adalah nama yang diberikan untuk sebuah kejadian atau fenomena. Yang mana konsep tersebut merupakan hasil dari “mendefinisikan” (membatasi) unsur-unsur dimensi dari aspek pembentuk fenomena tersebut atau yang bisa kita sebut sebagai variabel. Yang pada akhirnya dari beberapa variael tersebut kita bisa melihatr adanya indikator.
Adapun tiga proses penting dalam membangun sebuah konsep adalah: Adanya pendefinisian, variabel, dan indikator. Konseo disini dapat kita ibaratkan sebuah jaring yang mana kita gunakan untk memilah-milah sebuah fenomena. Adapun proses generalisasi kita gunakan untuk melihat hubungan antar variabel. Sedangkan teori berfungsi untuk menjelaskan sekumpulan argumentasi yang nantinya dapat berupa sebuah bentuk penjelasan atas hubungan antara dua konsep (fenomena). Cateris Peribus (kondisi tidak terkendali). Perspektif sendiri merupakan sebuah bentuk imajinasi yang kita bangun pada dunia nyata. Dimana dunia internasional terbagi pada sistem dan juga text (discourse).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar